Yuk Keep Smile! Ada Museum Smiley di New York

New York – Setiap hari emoticon smiley selalu dipakai traveler saat menulis pesan di gadget masing-masing. Tapi di New York, AS ada Museum Smiley yang punya koleksi barang-barang bergambar emoticon smiley. Lucunya!

Diintip dari situs resmi Smile Face Museum, Kamis, (24/4/2014) sejak pertengahan abad ke-20 emoticon smiley sudah digunakan orang-orang untuk mewakili ungkapan perasaan senang. Awalnya simbol senyum ini ditemukan sebagai situs arkeologi ribuan tahun silam mulai dari gua-gua di Perancis sampai pada ukiran tebing di New Mexico yang menjadi hunian orang-orang Pueblo Indian.

Untuk pertama kalinya gambar kartun emoticon smiley muncul di dalam film poster Lili, tahun 1953. Selanjutnya tahun 1962, emoticon tersebut digunakan sebagai gambar di kaus berwarna kuning yang dikenakan saat kampanye promosi sebuah stasiun radio di New York.

Lalu tahun 1963 pertama kalinya simbol smiley mulai dikombinasikan dengan lingkaran oleh Harvey Ball untuk menambah semangat di Massachusetts, AS dan diartikan sebagai simbol tersebut memiliki masa depan cerah.

Semakin tahun emoticon smiley mulai berkembang dan banyak sekali kombinasi gambar bermakna. Awalnya emoticon tersebut mulai diperkenalkan ke masyarakat luas oleh Bernard dan Murray Spain of Philadelphia, memiliki makna ‘Have a happy day’ di awal era 70-an.

Mereka mencetak gambar emoticon smiley tersebut pada barang kebutuhan sehari-hari seperti cangkir, t-shirt, dan stiker. Kemudian emoticon smiley banyak diperebutkan banyak pihak sebagai simbol dari sebuah merek di AS. Bahkan band beraliran grunge ternama dunia, Nirvana, juga menggunakan emoticon smiley sebagai logo.

Di era 2000-an emoticon smiley mulai eksis di dunia dan banyak digunakan orang saat menulis pesan di pesan singkat dan berbagai media sosial. Gara-gara hal ini akhirnya tercetuslah ide untuk merumahkan benda-benda bergambar emoticon smiley yang lucu, oleh puluhan kolektor dan artis pecinta smiley di AS.

Tahun 2014 ini mereka mengumpulkan dan merapikan lebih dari 1.000 koleksi agar museum semakin cantik dipandang. Aksesoris, artikel, benda seni, tas, baju, wadah, kerajinan, film, hiasan rumah, perlengkapan dapur, perlengkapan kantor, foto, alat tulis sampai makanan bewujud emoticon smiley semua ada.

Wisatawan yang melihatnya pasti gemas dan ingin membawa pulang semuanya. Eits, tunggu dulu di area museum juga terdapat toko suvenir yang menjual benda-benda berwujud emoticon smiley. Di sana juga terdapat jasa pembuatan tato bergambar smiley.

Museum Smiley berlokasi di 228 1/2 Boerum Street, Brooklyn, New York, AS, menempati kediaman pribadi seorang seniman. Oleh karena itu, museum hanya buka hari Minggu mulai pukul 12.00-19.00 waktu setempat, atau dengan perjanjian sebelumnya. Wisatawan tidak dipungut biaya alias gratis kalau ingin melihat semua koleksi museum.

Salah satu sudut museum (thesmilefacemuseum.com)

Halaman Museum Smiley juga dihiasi benda emoticon smiley (thesmilefacemuseum.com)

Bagian museum setelah dirapikan (thesmilefacemuseum.com)

Jasa tato di museum (thesmilefacemuseum.com)

Posted by GokiL - April 25, 2014 at 2:29 pm

Categories: GokiL   Tags: , , , ,

Ini Triknya Agar Penggunaan Smartphone Tak Mengancam Kesehatan

Jakarta, Penggunaan smartphone di era kehidupan sekarang hampir tak bisa dihindari oleh banyak orang. Akibatnya timbullah berbagai masalah kesehatan terutama yang berkaitan dengan nyeri leher dan sakit kepala.

Selain menimbulkan text neck atau sakit kepala serta leher dan bahu yang pegal, penggunaan smartphone yang berlebihan dan tidak memperhatikan posisi tubuh juga bisa mengganggu metabolisme tubuh, demikian dikatakan Dr Michelle Collie, direktur Performance Physical Therapy di Rhode Island.

“Membungkuk bisa mengurangi kapasitas paru-paru Anda sampai 30 persen. Kurangnya oksigen dalam darah yang mengalir di tubuh berpotensi menyebabkan penyakit pembuluh darah,” tutur Collie seperti dikutip dari CNN, Jumat (25/4/2014).

Selain itu, Anda juga bisa mengalami masalah gastrointestinal yang diakibatkan adanya tekanan pada organ dalam akibat postur tubuh yang buruk. Untuk mengatasi masalah metabolisme ini, Collie menganjurkan Anda untuk mengambil napas dalam-dalam saat berada di posisi menggunakan gadget.

Kemudian, ambil posisi duduk tegak dan lakukan cara itu sampai beberapa kali. Nah, untuk menghindari text neck, Collie memiliki beberapa kiat yang bisa dilakukan. Hal utama yakni Anda harus menyadari tubuh Anda.

“Jaga posisi kaki agar tetap rata di lantai dan putarlah bahu Anda lalu jaga posisi telinga agar selalu berasa di atas kepala sehingga Anda tidak membungkuk,” kata Collie.

Jika diperlukan, Anda bisa menggunakan docking station di pergelangan tangan untuk mendukung gadget yang digunakan. Setiap beberapa menit sekali usahakan untuk mengistirahatkan tangan. Sebab, jika terlalu lama menggenggam gadget, tangan akan kaku dan saat digerakkan terasa sakit. Jika terus-menerus dibiarkan, keadaan ini bisa menyebabkan peradangan. Anda juga butuh peregangan menggunakan smartphone, tablet, ataupun komputer.

“Setiap 20 menit Anda usahakan berdiri, putarlah bahu dan leher. Atau cukup dengan berjalan-jalan pendek untuk meningkatkan aliran darah ke seluruh tubuh,” jelas presiden American Physical Therapy Association’s Private Practice Section, Dr Tim DiAngelis.

(rdn/vit)

Ingin Mendapatkan Rp 500,000 dari detikHealth ? Ceritakan Pengalaman Dietmu di Sini

Posted by GokiL -  at 2:25 pm

Categories: GokiL   Tags: , , , , ,

Akhir Pekan di Klaten, Yuk Mancing & Makan Ikan!

detikTravel Community –  

Akhir pekan enaknya memancing. Jika berakhir pekan di sekitar Klaten, tidak ada salahnya mampir ke Pemancingan Janti, Klaten. Wisatawan bisa memancing dan langsung makan ikan bakar atau goreng hasil pancingan sendiri.

Di Desa Polanharjo, Klaten Utara, banyak sekali pilihan rumah penduduk yang dilengkapi dengan kolam ikan air tawar yang sekaligus menjadi surga kuliner ikan. Kita bisa bebas memancing di tempat ini, karena sudah disediakan pancingan dan pelet.

Ikan hasil pancingan kita pun bisa langsung kita santap setelah diolah penduduk sekitar. Ikan yang Anda pancing langsung bisa dinikmati dengan berbagai olahan seperti digoreng dan dibakar.

Soal harga dan rasa dari olahan penduduk Pemancingan Janti ini jangan diragukan. Selain murah dan terjangkau, rasanya tidak kalah dengan masakan restoran. Mari memancing dan berwisata kuliner di Pemancingan Janti Klaten. Apalagi yang ditunggu?

Posted by GokiL -  at 11:29 am

Categories: GokiL   Tags: , , , , ,

Ketika si Kecil Mulai ‘Mengeksplorasi’ Alat Kelaminnya

Jakarta, Pernahkah Anda melihat si kecil tengah menyentuh atau memainkan alat kelaminnya dan Anda pun langsung melarangnya? Ya, sebagian besar orang tua bisa saja menganggap hal tersebut tak pantas dilakukan balita. Namun sejatinya, itu merupakan hal yang normal.

“Setiap anak akan melewati fase eksplorasi alat kelamin karena rasa ingin tahu yang lebih besar. Anak mulai melihat bahwa anak laki-laki dan anak perempuan berbeda,” terang psikolog anak dan remaja Ratih Zulhaqqi M.Psi kepada detikHealth, Jumat (25/4/2014).

Ketika ada anak yang menyentuh atau menggesekkan alat kelaminnya, menurut Ratih hal ini biasanya terjadi karena pada awalnya si kecil mendapat sensasi dari sentuhan terhadap alat kelaminnya. Tak jarang, mereka pun akan mengulangi ‘kegiatan’ ini. Nah, hal yang perlu dilakukan oleh orang tua adalah mengalihkan kegiatan tersebut secara tidak sadar dan menggantinya dengan aktifitas lain yang lebih menarik.

“Jika situasi sedang santai, orang tua bisa menjelaskan bahwa menggesekkan alat kelamin bisa mengakibatkan luka di sekitarnya dan dapat membuat bakteri atau kuman lebih mudah masuk,” jelas Ratih.

Lulusan Fakultas Psikologi UI ini menganjurkan agar orang tua tidak merespons apa yang dilakukan si kecil terlalu berlebihan, menegur secara langsung, apalagi sampai memarahinya. Sebab, mungkin saja anak belum memahami apa yang mereka lakukan.

Namun, ketika anak dirasa melakukan hal tersebut berulang-ulang dan terlihat menikmatinya, Ratih tidak menampik apa yang dilakukan si kecil kemungkinan bisa disebut sebagai masturbasi pada anak-anak.

Guna mengatasinya, orang tua bisa memberi pengertian dan pemahaman melalui pendidikan seksual yang diberikan sesuai dengan usianya. Misalnya melalui gambar atau cerita yang mengisahkan hal-hal yang tidak boleh dilakukan dan disertai akibatnya.

“Untuk balita, buku cerita bergambar yang dipilih boleh disesuaikan dengan usianya agar lebih mudah dipahami,” tandas Ratih.

(rdn/vit)

Ingin Mendapatkan Rp 500,000 dari detikHealth ? Ceritakan Pengalaman Dietmu di Sini

Posted by GokiL -  at 11:26 am

Categories: GokiL   Tags: , , , , ,

8 Destinasi Dunia untuk Menurunkan Berat Badan (1)

Index Artikel Ini   Klik “Next” untuk membaca artikel selanjutnya 1 dari 5 Next »
Dubai – Traveling biasanya identik dengan melihat tempat baru dan mencicipi kuliner setempat, namun tidak menutup kemungkinan untuk olahraga. Setidaknya terdapat 8 destinasi di dunia untuk menurunkan berat badan wisatawan.

Bagi Anda yang suka traveling dan ingin menurunkan berat badan, mungkin bisa mendatangi beberapa destinasi ini. Ada trip yang bertujuan untuk menurunkan berat badan, melalui petualangan fitness dan makanan sehat. Dilansir dari CNN, Jumat (25/4/2014), inilah bagian pertama dari 8 destinasi untuk menurunkan berat badan:

Punya cerita dan foto pengalaman traveling yang menarik? Share disini yuk!
10 artikel paling menarik setiap bulan, akan mendapatkan hadiah uang tunai dan merchandise keren dari detikTravel!

Other Feature Articles

Foto Terkait

3

Posted by GokiL -  at 8:30 am

Categories: GokiL   Tags: , , , , ,

Next Page »