Gilaaa….ini Warnet, apa Tempat Prostitusi???

http://gokil-online.com/wp-content/plugins/WPRobot3.24/images/88780__150078large.jpg.jpg
kenapa pemilik wanetnya membiarkan dan tak mengawasi ??? apalagi dipasangi sekat…???apa sengaja agar warnetnya laku

Polres Madiun Kota merazia Warnet Star-Net yang diduga sering digunakan berbuat mesum. Hasilnya, polisi berhasil mengamankan enam pasangan mesum, bahkan satu pasangan tertangkap sedang bugil di dalam bilik.

Pasangan bugil itu berinisial IR dan AP yang berada di bilik No 5. Keduanya masih tercatat sebagai pelajar di salah satu SMA Kecamatan Maospati, Kabupaten Magetan. Saat dirazia, pasangan ABG tersebut tampak panik dan berusaha menutupi badannya dengan baju yang sudah tergeletak di lantai.

Di hadapan petugas IR (16) warga Kecamatan Maospati Kecamatan Magetan yang masih duduk dibangku kelas 11 ini melepas bajunya karena panas. “Di dalam bilik panas makanya saya dan dia (AP) melepas baju,” kata dia kepada petugas, sambil menutup wajahnya dengan menggunakan jaket biru miliknya, Sabtu (16/4/2011)

http://gokil-online.com/wp-content/plugins/WPRobot3.24/images/54f96__razia.jpg.jpghttp://gokil-online.com/wp-content/plugins/WPRobot3.24/images/54f96__1.jpg.jpg
http://gokil-online.com/wp-content/plugins/WPRobot3.24/images/826bb__mesum+warnet.jpg.jpg


Sementara 5 pasangan lain meski ditemukan masih menggunakan pakaian lengkap namun sudah ada beberapa kancing baju yang terlepas. Dari 10 orang yang terjaring razia, hanya satu yang tidak berstatus pelajar dan lainnya masih duduk di bangku SMA.

Lima pasangan tersebut adalah LK-IC, AH-L, EV-AY, JU-CT, dan IL-dan
pasanganya Iklas (19) yang sudah belum memiliki pekerjaan tetap.

Sementara Star-Net yang berada di Jalan Bali no 5, Kecamatan Kartoharjo, Kota
Madiun, menyediakan 13 bilik warnet. Setiap bilik warnet diberi sekat yang terbuat dari papan kayu setinggi 2 meter lengkap dengan pintu yang bisa ditutup dan dikunci dari dalam.

Kasat Sabara Polres Madiun Kota, AKP Sutrisno mengatakan, ke-6 pasangan ABG yang terjaring akan dilakukan pendataan dan pembinaan di Mapolres Madiun Kota. Dan baru diperbolehkan pulang setelah dijemput pihak sekolah dan orang tua.

“Kita sudah memanggi orang tua siswa dan guru masing-masing, jadi nanti setelah kita berikan pengarahan dan pembinaan baru mereka kita perbolehkan pulang,” ujarnya saat ditemui di Mapolres Madiun Kota.




Gilaa gan ,,, Hotel mahal >> WARNET aja pikir mereka … ampuuunnn


sumber :http://www.kaskus.us/showthread.php?t=7993902