Posts tagged "para"

Memijat Hingga Ajak Jalan-jalan, Tips Para Suami Agar ASI Istri Lancar

Jakarta, Hormon oksitoksin merupakan hormon paling penting dalam proses pembuatan ASI oleh ibu. Sejatinya, hormon ini dihasilkan secara otomatis oleh ibu yang sedang menyusui. Akan tetapi, jika tidak dijaga, produksi hormon ini akan terhenti, sehingga kemungkinan besar si ibu tidak mampu menghasilkan ASI.

Oleh karena itu, peran ayah dalam menjaga perasaan ibu tetap senang dan bahagia sangatlah penting. Ray (32) ayah dari satu putra, mengaku rajin memijat istrinya setiap malam demi menjaga perasaan istrinya tetap senang.

“Istri saya pekerjaanya kan karyawati bank. Jadinya sering berdiri dan mengeluh letih. Dulu ketika hamil dan masih memberikan asi ekslusif saya sering pijatin kaki istri. Alhamdulillah nggak pernah seret keluar ASInya,” ujar Ray di sela-sela acara ulang tahun Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia (AIMI) dan Komunitas Ayah ASI di Taman Bunga, Kompleks TMII, Jakarta Timur, Sabtu (19/4/2014).

Beda orang beda pula perlakuannya. Dony (26) seorang ayah muda dari Pasar Minggu, mengaku senang mengajak istrinya jalan-jalan. Lokasinya memang berbeda-beda, namun tempat yang paling sering didatangi oleh mereka adalah Kebun Binatang Ragunan yang terletak di Jakarta Selatan.

“Kebetulan istri sudah tidak bekerja semenjak hamil 7 bulan. Tapi karena dia sering mengeluh bosan, makanya saya sering ajak jalan-jalan. Nggak usah ke tempat yang jauh, ke kebun binatang Ragunan saja yang dekat dari rumah,” urai Dony.

Shafiq Pontoh, salah satu pencetus komunitas Ayah ASI mengakui bahwa memang ada berbagai macam cara yang dapat dilakukan seorang ayah agar bayinya tetap mendapat ASI yang cukup. Berdasarkan pengalamannya mengelola akun twitter ID_AyahASI, mengajak belanja dan memijat memang menjadi cara mudah membuat istri tetap senang.

“Kalau teman-teman di Ayah ASI kan banyak caranya. Ada yang pijat, ada yang belanja, ada yang membelikan istrinya tas, sepatu, dan lain sebagainya. Intinya agar si istri tetap senang dan produksi ASI tetap keluar secara lancar,” papar Shafiq.

Jadi untuk para ayah, apa yang sudah Anda lakukan untuk istri tercinta? Pijat, belanja atau jalan-jalan? Silakan tentukan sendiri dengan mendasarkan pada kesenangan sang istri tentu saja.

(vit/vit)

Ingin Mendapatkan Rp 500,000 dari detikHealth ? Ceritakan Pengalaman Dietmu di Sini

Posted by GokiL - April 19, 2014 at 11:22 pm

Categories: GokiL   Tags: , , , , , , , , ,

Menuju Mahameru, Puncak Abadi Para Dewa

detikTravel Community –  

Mahameru di Jawa Timur merupakan salah satu gunung yang menjadi favorit banyak pendaki. Keindahan Ranu Kumbolo, serta indahnya pemandangan dari puncak Mahameru memang menjadi daya tarik. Mau mencoba dan membuktikannya?

Kamis 31 Oktober 2013, pukul 20.30 WIB, kami berangkat dari Stasiun Kiaracondong, Bandung, menuju Kediri. Jumat 1 November 2013, pukul 10.30 WIB kami tiba di Kediri. Antre tiket kereta ke Malang, kami dapat tiket pukul 13.00 WIB. Habis itu kami cari makan, dan bertemulah kami dengan warung makan Ibu Sri. Recommended.

Dari pintu stasiun lurus ke jalur 2, sekitar 200 meter sebelah kanan. Di sanalah warung Ibu Sri. Setelah mengobrol, kereta kami masih lama. Kami mencari alternatif lain, yaitu naik bus Puspa Indah. Setelah menunggu cukup lama, akhirnya busnya datang dan tiket kereta kami hangus.

Pukul 15.00 WIB kami tiba di Terminal Landung Sari. Ambil tenda yang mau disewa, salat, habis itu berangkat menuju Arjosari, lanjut ke Tumpang. Pukul 18.00 WIB tiba di Tumpang, menunggu di depan Alfamart sambil beli logistik yang kurang, sambil nunggu jeep. Setelah menunggu cukup lama, akhirnya kami berangkat, penumpangnya cuma berempat. Kami bertiga ditambah Mbak Dian dari Surabaya. Di sepanjang perjalanan dia tidak berhenti bercerita tentang perjalanannya.

Pukul 21.00 WIB tiba di Ranu Pane, setelah jalan kaki dan naik ojek. Karena di tengah jalan ada jalan yang rusak. Kami menuju musala, salat, makan. Bersiap buat jalan malam. Pukul 23.00 WIB kami berangkat menuju Ranu Kumbolo, setelah dijagal oleh petugasnya, dengan sedikit berakting kami berangkat.

Sabtu 2 November 2013, pukul 03.00 WIB perjalanan malam yang melelahkan. Kami tiba di Ranu Kumbolo dengan keadaan ngantuk, lapar, dan capek. Kami buru-buru buka tenda dan langsung masuk tidur.

Pukul 05.30 WIB, suasana di Ranu Kumbolo sudah gaduh, kami pun terbangun. Kami kira ini sudah pukul 8.00 WIB, ternyata masih subuh. Pukul 10.30 WIB, setelah masak kami berangkat menuju Kalimati. Perjalanan ke Kalimati akan disuguhi pemandangan yang indah.

Pukul 13.30 WIB menapaki kaki di sebuah halaman luas, yaitu Kalimati. Setelah masak dan istirahat sejenak, kami pergi mencari air, diiringi dengan gerimis yang ringan. Pukul 22.30 WIB bangun, persiapan buat summit attack. Sumpah dingin. Membuat roti sosis ala kadarnya sebagai bahan bakar selama muncak.

Pukul 23.30 WIB berangkat, setelah menunggu rombongan yang mulai bergerak. Pukul 04.00 WIB lebih, akhirnya dengan izin Tuhan kami berdiri di puncak tertinggi Jawa, Mahameru. Di sini sumpah parah dingin, anginnya kencang. Setelah foto-foto dan memandangi sunrise. Kami bergegas turun karena sudah tidak kuat dingin.

Pukul 07.30 WIB kami tiba kembali ke Kali Mati, segera kami masak, lapar banget. Di sini kita menghabisi makanan yang ada. Mengurangi beban nanti pas turun. Setelah makan, istirahat sejenak sambil ngobrol dengan tenda tetangga.

Pukul 10.30 WIB kita berangkat menuju Ranu Kumbolo. Pukul 12.00 WIB tiba di Ranu Kumbolo, duduk di pos, sambil makan wafer. Di sini sempat gerimis, dan Ranu Kumbolo diselimuti kabut. Keren.

Pukul 13.00 WIB kami menuju Ranu Pane, lewat ayek-ayek. Jalur yang lewat savana, memuncak di bukit. Di sini hujan turun dan kotorlah apa yang kami pakai, karena tanahnya menempel. Di jalan kita bertemu tukang ojek, dan mengantar kita sampai portal, dan nggak perlu lewat pos pendaftaran.

Setelah tiba di portal, jalan kaki menuju tempat naik truk. Di sini pemandangannya keren banget, sebelah kanan Bromo, di sebelah kiri kita bisa lihat Mahameru. Sayangnya nggak sempat foto. Males capek.

Setelah tiba, kami naik truk yang membawa kami kembali ke Tumpang. Setelah sampai di Tumpang kita bersih-bersih dan naik angkot. Kami berencana turun dekat Stasiun Malang. Di angkot menuju Stasiun Malang, kita bertemu orang yang menawari tempat tidur, ya sudah. Kita dikasih makan malam, sarapan pagi, dan lengkap dah.

4 November 2013 pukul 11.00 WIB, berangkat dari tempat kami tidur ke Stasiun Malang. Beli tiket, tapi cuma dapat yang pukul 18.45 WIB, ya sudahlah. Duduk-duduk santai sampai jam itu tiba, dan sempat-sempat jemur pakaian di stasiun.

Pukul 22.00 WIB kami tiba di Stasiun Gubeng, Surabaya. Di sini kondisi terburuk kami. Surabaya panas dan banyak nyamuk. Selama perjalanan kami selalu memakai baju tebal, dan di sini kami terpaksa telanjang dada. Menunggu sampai pukul 7.15 WIB sangat menyiksa. Akhirnya kami tidur di ruangan ber-AC di dalam ATM.

5 November 2013 kita kembali ke Bandung, dengan perasaan yang bermacam-macam. Terima kasih Tuhan, kami semua selamat. Kami tiba di Kiaracondong sekitar pukul 22.40 WIB.

Posted by GokiL - April 13, 2014 at 11:30 am

Categories: GokiL   Tags: , , , , ,

Choreplay, Alternatif Foreplay yang Bisa Dicoba Para Pria

Jakarta, Para pria biasanya berpikir pekerjaan rumah tangga adalah tanggung jawab istri. Padahal bila mereka memanfaatkannya dengan baik, istri akan senang dan mereka jadi mudah dibawa ke ranjang. Cara ini biasa disebut dengan ‘choreplay’.

Sebuah studi dari University of Western Ontario menemukan para istri terbukti lebih bahagia ketika melihat suaminya ikut aktif membantu membereskan pekerjaan rumah tangga. Studi lain dari University of Illinois, Chicago juga sepakat pria yang tidak enggan membantu bersih-bersih rumah, mengurus anak dan pekerjaan rumah tangga lainnya biasanya akan mendapatkan ‘imbalan’ setimpal di atas ranjang dari istrinya.

Tapi jangan keliru berpikir ini merupakan salah satu cara wanita untuk memanfaatkan suaminya. Justru para wanitalah yang selalu dilanda stres karena harus membereskan pekerjaan rumah tangga sepulang dari kerja.

Padahal tim peneliti dari Belanda memastikan kunci dari bangkitnya gairah seksual wanita hanyalah dengan relaksasi dan rendahnya kecemasan. Hal ini terlihat dari aktivitas otaknya. Saat bercinta, bagian otak yang menunjukkan rasa takut, cemas, dan emosi cenderung berkurang aktivitasnya. Sedangkan pada pria, perubahan ini tak begitu nyata.

“Ini berarti melepaskan segala rasa takut dan cemas bisa jadi salah satu hal terpenting untuk mendapatkan orgasme bagi wanita. Dan bila Anda ingin membuat istri terangsang, kuncinya adalah membantunya mematikan kinerja bagian otak yang dimaksud tadi atau membuatnya tak khawatir lagi, salah satunya mengurangi bebannya melakukan pekerjaan rumah tangga,” tandas peneliti Dr Gert Holstege.

Dengan kata lain ini bisa jadi semacam alternatif foreplay bagi pasangan.

Namun Debby Herbenick dari Indiana University mengatakan ‘choreplay’ bukan semata soal membantu pasangan membereskan pekerjaan rumah tangga. “Ketahuilah bahwa pekerjaan rumah tangga dan mengasuh anak adalah tanggung jawab yang dibagi bersama namun kebanyakan malah dilimpahkan kepada sang istri saja,” katanya.

“Tapi bila pasangan bisa berbagi tanggung jawab dengan adil, mereka cenderung memiliki kepuasan seksual yang lebih tinggi,” imbuh edukator kesehatan seks dari The Kinsey Institute tersebut, seperti dikutip detikHealth dari CNN, Sabtu (12/4/2014).

Hal serupa juga diungkap pakar seks dari situs Good in Bed, Kristen Mark. Menurutnya salah satu alasan banyak wanita yang terangsang melihat suami ikut mengurus pekerjaan rumah tangga ini adalah karena mereka menganggap itu merupakan bentuk perhatian yang lain dari sang suami.

(iva/vit)

Ingin Mendapatkan Rp 500,000 dari detikHealth ? Ceritakan Pengalaman Dietmu di Sini

Posted by GokiL - April 12, 2014 at 11:23 pm

Categories: GokiL   Tags: , , , , , , ,

10 Kegiatan Terlarang Bagi Para Pria Saat Bercinta

Jakarta, Bercinta adalah ritual super intim yang dilakukan antara suami dan istri. Namun khusus untuk pria yang sering melakukan kesalahan saat bercinta, mereka harus tahu bila sekecil apapun kesalahan bisa membuat gairah istri anjlok dan seks bisa jadi urung dilakukan.

Sayangnya tak banyak pria yang tahu kesalahan apa yang sering mereka perbuat saat tengah intim dengan istrinya. Untuk itu simak paparan tentang hal itu, seperti halnya dikutip detikHealth dari Askmen, Jumat (21/3/2014) berikut ini.

1. Keliru memanggil namanya
Ini adalah kesalahan terbesar yang bisa dilakukan pria, apalagi bila suami istri sedang berhubungan. Sepele tapi fatal. Bahkan bisa jadi istri minta cerai bahkan tak mau menemui Anda lagi.

2. Berterimakasih kepadanya
Anda hanya boleh berterimakasih kepada orang lain, bukan istri Anda sendiri, terutama setelah berhubungan intim. Hal ini justru membuat pengalaman bercinta barusan terasa ‘murahan’ dan bisa jadi ia merasa seperti ‘dimanfaatkan’.

3. Ejakulasi dini
Bisa jadi ini adalah masalah yang paling dikhawatirkan pria di atas ranjang, tak peduli Anda pengantin baru atau sudah bertahun-tahun menikah. Cobalah berbagai cara untuk menunda ejakulasi, misal membayangkan hal yang menjijikkan.

4. Terlambat klimaks
Selain ejakulasi dini, ini juga merupakan satu-satunya hal terburuk yang bisa dialami pria ketika bercinta. Yang jelas setelah Anda memastikan istri sudah mencapai puncak, usahakan agar Anda segera ejakulasi. Tapi bila Anda masih kesulitan, pastikan saja istri tak mengetahuinya.

5. Mengecek jam
Tak peduli Anda terlambat bekerja atau ada janji dengan dokter, tapi jika Anda malah mengecek jam di ponsel atau arloji, maka ini artinya Anda tak menikmati aktivitas seksual dengan sang istri. Lebih baik lakukan seks saat Anda punya waktu luang atau cobalah quickie (seks kilat).Next

(lil/vit)

Ingin Mendapatkan Rp 500,000 dari detikHealth ? Ceritakan Pengalaman Dietmu di Sini

Posted by GokiL - March 22, 2014 at 2:22 am

Categories: GokiL   Tags: , , , , , ,

Jalur ke Puncak Slamet Ditutup, Para Pendaki Diminta Turun

Purbalingga – Sebagai gunung tertinggi kedua di Pulau Jawa, Slamet jadi destinasi para pendaki. Namun naiknya status Gunung Slamet membuat kawasan tersebut disterilisasi. Penutupan pun dilakukan mulai Senin (10/3) malam.

Naiknya status Gunung Slamet dari Normal (level I) menjadi Waspada (level II) sterilisasi kawasan itu. Untuk keamanan, jalur pendakian ke puncak Gunung Slamet melalui Pos Bambangan, Desa Kutabawa, Kecamatan Karangreja, Purbalingga, Jawa Tengah. Penutupan dilakukan terhitung mulai Senin (10/3) malam.

“Atas saran petugas pengamatan Gunung Slamet, pendakian ke puncak Gunung Slamet untuk sementara untuk ditutup,” kata Kepala Bidang Pariwisata Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olah Raga (Dinbudparpora) Purbalingga, Prayitno, Selasa (11/3/2014).

Menurut Prayitno, pihaknya juga telah berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) soal dinaikkannya status Gunung Slamet dari normal ke waspada.

“Yang jelas, pendaki sudah kami larang untuk melakukan pendakian ke puncak Gunung Slamet,” terang dia.

Dia menjelaskan, saat ini berdasar data di pos pendakian Gunung Slamet di Dukuh Bambangan, Desa Kutabawa, tercatat ada 21 pendaki yang sedang hendak menuju puncak. Mereka sudah berangkat sejak Senin (10/3) pagi. Pendaki ini masing-masing berasal dari Jakarta sebanyak 10 orang, Jakarta Barat 9 orang dan 2 orang dari Tegal.

“Petugas di Bambangan sudah mencoba untuk menghubungi melalui nomor HP yang dicatatkan di pos sesaat sebelum naik. Kami meminta mereka untuk turun kembali,” ujarnya.

Selain itu, terdapat 9 pendaki dari Pekalongan yang hendak melakukan pendakian pada Senin (10/3) sore. Namun, mereka sudah dilarang dan diminta untuk menangguhkan pendakian ke puncak Slamet.

Tinggi Gunung Slamet 3.428 meter di atas permukaan laut. Posisinya di perbatasan Kabupaten Brebes, Banyumas, Purbalingga, Kabupaten Tegal, dan Kabupaten Pemalang, Provinsi Jawa Tengah. Gunung ini merupakan gunung tertinggi kedua di Pulau Jawa. Gunung Slamet terakhir aktif pada tahun 2009 hingga level Status siaga.

Posted by GokiL - March 11, 2014 at 8:29 am

Categories: GokiL   Tags: , , , , , , ,

Next Page »