Posts tagged "para"

Ini Dia Bentengnya Para Janda Perkasa di Aceh

detikTravel Community –  

Jika umumnya benteng dimiliki oleh penguasa, benteng di Aceh ini dimiliki oleh para janda dahulu kala. Benteng Inong Balee yng berarti janda ini terletak di ketinggian. Pengunjung dapat melihat lembah hijau dan laut di kejauhan.

Bertandang ke Aceh, jangan lupa singgah ke kawasan Pelabuhan Malahayati, Krueng Raya, Aceh Besar. Tidak jauh dari situ, Anda akan menemukan tempat bersejarah peninggalan dari inong balee (janda) Aceh pada masa silam.

Promo tiket ke Bandung mulai dari Rp. 1.760.272

Posted by GokiL - August 21, 2014 at 5:30 am

Categories: GokiL   Tags: , , , ,

Lenggak-lenggok Para Waria di Festival Danau Kelimutu

Ende – Waria juga punya hak untuk bergaya. Inilah yang turis dalam Parade Busana Nusantara, bagian dari acara Festival Danau Kelimutu di Ende, Flores. Ada Ikatan Waria Ende yang ikut serta, mereka melenggok mencuri perhatian. Promo tiket ke Ende mulai dari Rp. 2.360.500

Ini adalah kali pertama Parade Busana Nusantara digelar di Ende, Flores, NTT. Tak hanya warga dan anak sekolah, parade ini juga diikuti Ikatan Waria Ende (Sastri/detikTravel)

Posted by GokiL - August 19, 2014 at 8:29 am

Categories: GokiL   Tags: , , , , ,

Jabal Rahmah, Bukit Penuh Cinta Bagi Para Jomblo

– Jabal Rahmah disebut-sebut sebagai tempatnya bertemunya Adam dan Hawa usai terpisah lama di dunia. Dari cerita itulah, mulai banyak turis jomblo yang datang berbondong datang dan berharap bisa bertemu jodohnya di sana.

Jabal Rahmah di Arab Saudi adalah destinasi wisata yang didatangi jamaah umrah dan haji. Dihimpun detikTravel, Kamis (14/8/2014) berikut uraian soal Jabal Rahmah.

Posted by GokiL - August 14, 2014 at 2:30 pm

Categories: GokiL   Tags: , , , , , , ,

Ini Patung Pembersih Dosa Para Pemburu Kepala Manusia di Nias

Gunungsitoli – Ada sesuatu yang unik di Museum Pusaka Nias, di Gunungsitoli. Museum ini menyimpan patung Siraha Horo yang pada zaman dulu diyakini sebagai pembersih dosa dari para pemburu kepala manusia. Begini kisahnya…

Museum Pusaka Nias ada di Jl Yos Sudarso No 134 A, Gunungsitoli. Museum ini memiliki 6.000 koleksi mulai dari batu-batu megalitikum, baju adat, perkakas rumah tangga sampai senjata tradisional asli Nias. Bisa dibilang, segala hal tentang budaya dan sejarah Pulau Nias ada lengkap di sana.

Salah satu koleksi yang bisa bikin Anda mengerenyitkan dahi adalah patung Siraha Horo. Lokasinya ada di sebelah kanan dari pintu masuk museumnya, seperti saat detikTravel berkunjung ke Museum Pusaka Nias beberapa waktu yang lalu.

Patung Siraha Horo bentuknya kecil, tidak sampai satu meter tingginya. Keunikan patung ini punya dua tanduk yang panjang dan terdapat ukiran alat kelamin pria pada bagian bawahnya.

Menurut informasi yang terpampang di Museum Pusaka Nias, Patung Siraha Horo ternyata digunakan sebagai pembersih dosa. Bukan untuk orang sembarangan, tapi pembersih dosa bagi para pemburu kepala manusia di Nias!

Para pemburu kepala manusia harus membersihkan diri dengan berdoa pada patungnya setelah melakukan perburuan. Hal itu dilakukan agar anggota keluarganya tidak ada yang kena malapetaka.

Pembersihan diri juga dilakukan dengan patung Siraha Horo sebelum melakukan perburuan. Para pemburu kepala manusia diharuskan meminta perlindungan, keselamatan, dan keberhasilan. Dua tanduk di patungnya adalah simbol hubungan dengan dewa yang berada di langit.Next

Patung Siraha Horo (Afif/detikTravel)

Posted by GokiL - August 5, 2014 at 8:29 am

Categories: GokiL   Tags: , , , , , , ,

ISPA dan Radang Tenggorokan, Keluhan Kesehatan Terbanyak Para Pemudik

Jakarta, Perjalanan mudik menggunakan alat transportasi apapun tentu bisa membuat tubuh menjadi lelah dan mudah sakit. Nah, khusus bagi pemudik yang menggunakan kapal laut, disebutkan bahwa keluhan yang paling sering datang adalah gangguan pernapasan.

“Tahun-tahun sebelumnya biasanya keluhan yang paling banyak datang itu infeksi saluran pernapasan atas atau ISPA. Jadi pemudik yang datang itu biasanya batuk-batuk, tenggorokannya juga sakit untuk menelan. Setelah diperiksa, biasanya terlihat tenggorokannya memang merah,” ujar Direktur Koordinator Lapangan Posko Arus Mudik Kesehatan Pelabuhan, dr Budi Hendrawan.

Hal tersebut disampaikan dr Budi kepada detikHealth di sela-sela acara Peluncuran Posko Mudik BPJS Kesehatan di Pelabuhan Merak, Banten, seperti ditulis Sabtu (26/7/2014).

Tidak diketahui secara pasti apa penyebab mengapa penyakit tersebut yang paling sering muncul, namun diduga karena kondisi cuaca dan angin yang cukup kencang jika pemudik menggunakan transportasi kapal laut.

“Tapi yang pasti di posko ini kami sediakan obat-obatan gratis. Ada obat antibiotik, obat pegal, obat demam, obat batuk dan lain-lain. Pemberiannya pun gratis setelah pemudik diperiksa dan berdasarkan keluhan,” pungkas dr Erwin, salah satu petugas medis yang bertugas di posko.

Posko ini dijelaskan dr Budi memiliki mobil ambulans dan fasilitas rujukan ke tiga tempat, yakni Puskesmas Pool Merak, RS Krakatau Medika dan RSUD Cilegon. Jika dalam kondisi tertentu pemudik butuh perawatan yang lebih maksimal, maka ambulans akan mengantarkan ke tempat rujukan dan didampingi oleh petugas posko.

“Sebelumnya pernah ada kasus kecelakaan di kapal, yaitu tangan pemudik terjepit pintu sampai jarinya terluka parah, ada juga yang pingsan karena dibius orang asing di kapal, itu langsung kami rujuk ke rumah sakit,” tegas dr Budi.

(ajg/up)

Ingin Mendapatkan Rp 500,000 dari detikHealth ? Ceritakan Pengalaman Dietmu di Sini

Posted by GokiL - July 27, 2014 at 5:21 am

Categories: GokiL   Tags: , , , , , , ,

Next Page »